Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong inovasi pendidikan, SMAN 12 Samarinda menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Penguatan Implementasi Pembelajaran STEM Terintegrasi melalui Kokurikuler Lintas Mata Pelajaran”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di lingkungan SMAN 12 Samarinda dan diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru dengan penuh antusias.
Kegiatan IHT ini dibuka langsung oleh Kepala SMAN 12 Samarinda, Ibu Ida Sulistiani, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu kunci penting dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan para guru dapat memperkuat pemahaman serta keterampilan dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif di kelas.
Kegiatan pelatihan menghadirkan narasumber Ibu Rinda, M.Pd., yang memberikan pemaparan mengenai konsep dan penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam dunia pendidikan. Dalam materinya, beliau menjelaskan bahwa pendekatan STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu sains, teknologi, rekayasa, dan matematika untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam hakikat pendidikan modern, tujuan penerapan STEM adalah membentuk peserta didik yang tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam berbagai situasi nyata. Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk aktif mengeksplorasi ide, berinovasi, serta bekerja sama dalam menemukan solusi terhadap berbagai permasalahan.
Selain membahas tentang STEM, pelatihan ini juga menyoroti pentingnya kegiatan pembelajaran kokurikuler yang dirancang secara terintegrasi lintas mata pelajaran. Kegiatan kokurikuler dinilai sangat penting karena mampu mendukung pengembangan dimensi profil lulusan, seperti kemampuan bernalar kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta pembentukan karakter peserta didik.
Sebagai bagian dari kegiatan pelatihan, seluruh guru peserta IHT juga diberikan tugas oleh narasumber untuk menyusun rancangan pembelajaran kokurikuler sederhana yang mengintegrasikan pendekatan STEM. Rancangan tersebut nantinya akan direview secara langsung oleh Ibu Rinda sebagai bahan evaluasi sekaligus penguatan dalam perancangan pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.
Selama pelaksanaan pelatihan, suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Para guru aktif berdiskusi, bertanya, serta bertukar gagasan dalam merancang berbagai ide kegiatan kokurikuler yang dapat diterapkan di sekolah. Seluruh bapak dan ibu guru SMAN 12 Samarinda mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat hingga akhir sesi.
Menariknya, kegiatan IHT ini juga ditinjau langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Ida Sulistiani, S.Pd., M.Pd., hingga kegiatan selesai, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan kompetensi guru di SMAN 12 Samarinda.
Melalui kegiatan In House Training ini, diharapkan seluruh guru dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pembelajaran mendalam (deep learning) di kelas. Dengan demikian, proses pembelajaran yang dilaksanakan bersama siswa-siswi SMAN 12 Samarinda dapat menjadi lebih bermakna, inovatif, dan mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.












