Semarak Ramadhan, Dual Track Tata Boga SMAN 12 Samarinda Buka Lapak Takjil dan Asah Jiwa Wirausaha Siswa

Samarinda, 19 Februari 2026 – Bulan suci Ramadhan menjadi momen penuh berkah sekaligus ajang pembelajaran nyata bagi para siswa program Dual Track Tata Boga di SMAN 12 Samarinda. Selama bulan Ramadhan, para siswa aktif membuka lapak penjualan aneka takjil makanan dan minuman di kawasan Karang Mumus, Samarinda, Kalimantan Timur, tepatnya di seberang masjid setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik kewirausahaan yang bertujuan melatih kreativitas dan membangun jiwa usaha siswa. Beragam produk kuliner ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari berbagai minuman kekinian seperti kopi, matcha, coklat dan beraneka makanan seperti Quessilo, risol mayo, hingga milk crepes yang dibuat langsung oleh siswa dengan bimbingan guru pendamping.

Setiap sore menjelang waktu berbuka puasa, lapak Dual Track Tata Boga ramai dikunjungi warga yang mencari hidangan takjil. Tampilan produk yang menarik serta cita rasa yang lezat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Selain menjual, siswa juga terlibat langsung dalam proses perencanaan usaha, pengemasan, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan sederhana.

Koordinator program Dual Track Tata Boga menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berjualan, melainkan sarana pembelajaran kontekstual. “Melalui kegiatan ini, siswa belajar bagaimana memproduksi makanan sesuai standar, menghitung modal dan keuntungan, melayani konsumen dengan baik, serta membangun kerja sama tim. Ini adalah latihan nyata membangun jiwa kewirausahaan,” ujarnya.

Para siswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar menghadapi tantangan di lapangan, seperti mengatur waktu produksi, menjaga kualitas rasa, hingga menarik minat pelanggan di tengah persaingan usaha kuliner Ramadhan.

Program Dual Track sendiri dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan tambahan di luar pembelajaran akademik. Dengan adanya praktik langsung seperti membuka lapak Ramadhan, diharapkan setelah lulus dari sekolah menengah atas, siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga soft skill yang kuat sebagai bekal hidup di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, SMAN 12 Samarinda menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kreatif, mandiri, dan siap bersaing, baik di dunia kerja maupun dalam merintis usaha secara mandiri. Semangat Ramadhan pun menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan karakter kerja keras, tanggung jawab, serta semangat berbagi kepada sesama.