Sosialisasi Hour of Code dan Computational Thinking, FKIP Unmul Dorong Literasi Digital Murid SMAN 12 Samarinda

Samarinda – SMAN 12 Samarinda menerima kegiatan Sosialisasi Hour of Code dan Computational Thinking yang dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Dr. Yuni Utami Asih, M.Pd. bersama tim dari FKIP Universitas Mulawarman. Melalui kegiatan ini, para peserta diperkenalkan pada konsep dasar computational thinking atau berpikir komputasional serta pembelajaran pemrograman sederhana melalui pendekatan Hour of Code. Senin 31 Agustus 2026 bertempat di laboratorium Komputer. 

Computational thinking merupakan salah satu kemampuan penting yang membantu peserta didik dalam menyelesaikan masalah secara sistematis, logis, dan kreatif. Peserta didik diajak untuk memahami bagaimana sebuah permasalahan dapat diuraikan menjadi bagian-bagian kecil, menemukan pola, menyusun langkah penyelesaian, hingga merancang solusi secara terstruktur.

Sementara itu, kegiatan Hour of Code memberikan pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan melalui pengenalan dasar-dasar pemrograman. Pembelajaran dikemas secara interaktif sehingga peserta didik dapat belajar logika pemrograman tanpa harus merasa bahwa coding merupakan sesuatu yang sulit dan rumit.

Kepala SMAN 12 Samarinda, Ibu Ida Sulistiani,  menyambut baik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh FKIP Universitas Mulawarman tersebut. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar baru sekaligus memperluas wawasan peserta didik terhadap keterampilan abad ke-21.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun pola pikir peserta didik agar lebih logis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, anak-anak tidak hanya dituntut sebagai pengguna teknologi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memanfaatkannya,” ujar Kepala SMAN 12 Samarinda.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai aktivitas interaktif yang disajikan membuat suasana belajar menjadi lebih menarik dan mendorong peserta didik untuk aktif mencoba, berdiskusi, serta menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Melalui kegiatan Sosialisasi Hour of Code dan Computational Thinking ini, SMAN 12 Samarinda berharap peserta didik dapat memperoleh pengalaman baru dalam memahami teknologi, khususnya dalam membangun kemampuan berpikir sistematis dan kreatif. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan kompetensi generasi muda di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *